Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan

 

Perangkat Desa Koripan, Bungkal bahu membahu membersihkan Sungai Tiron

Desa Koripan, Bungkal

Pagi itu, matahari baru saja naik ke ufuk timur, menyinari hamparan sawah dan pepohonan hijau yang mengelilingi wilayah Desa Koripan, Kecamatan Bungkal.

Cahayanya yang hangat menyentuh permukaan air sungai  Tiron yang membelah desa tersebut, namun keindahan alam itu sedikit tertutup oleh tumpukan sampah dan semak belukar yang tumbuh liar di sepanjang tepian aliran.

Di tengah suasana pagi yang masih sejuk itu, terdengar suara langkah kaki dan percakapan riuh rendah. Puluhan orang perangkat desa mengenakan pakaian kerja sederhana, berdatangan membawa berbagai peralatan.

Ada yang membawa sabit, cangkul, garu, karung plastik besar, hingga jaring pengambil sampah. Mereka adalah para perangkat Desa Koripan Bungkal, yang hari itu berkumpul dengan satu tujuan yang sama: membersihkan aliran sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga desa.

Kegiatan dimulai tepat pukul delapan pagi. Tanpa perlu diperintah, mereka segera membagi tugas dengan tertib dan teratur.

Sebagian turun ke pinggiran sungai, menundukkan badan untuk memotong semak belukar dan rumput liar yang sudah menutupi tepian hingga menyempitkan aliran air.

Suara potongan dedaunan dan ranting terdengar bersahutan, berpadu dengan suara gemericik air yang berusaha mengalir bebas di antara rintangan.

Sebagian lagi masuk ke bagian yang airnya dangkal, menyusuri dasar sungai untuk mengangkat sampah-sampah yang terperangkap di antara bebatuan dan lumpur.

Ada botol plastik, kaleng bekas, sisa-sisa pembungkus makanan, hingga potongan kayu dan ranting kering yang menumpuk berbulan-bulan lamanya.

Semua itu mereka angkat satu per satu, dimasukkan ke dalam karung besar yang kemudian disusun rapi di tepian untuk segera diangkut ke tempat pembuangan akhir.

 

Keringat mulai membasahi dahi dan punggung mereka, namun semangat tidak pernah surut.

Wajah-wajah mereka terlihat lelah, namun tersungging senyum kepuasan saat melihat setiap bagian sungai yang mulai bersih dan terbuka kembali.

Sesekali mereka bercanda atau saling membantu saat ada yang kesulitan mengangkat sampah yang berat, menciptakan suasana kerja yang akrab dan penuh kebersamaan.

Beberapa warga desa datang membawa air minum dan makanan ringan untuk disuguhkan kepada para petugas, ada pula yang ikut turun tangan membantu mengangkut sampah, tanda dukungan dan rasa syukur atas usaha yang dilakukan perangkat desa demi kebaikan bersama.

Seiring berjalannya waktu, perubahan tampak nyata.

“Alhamdulillah, aliran sungai yang tadinya terlihat gelap, tersumbat, dan penuh kotoran, perlahan berubah menjadi bersih dan terang,” Ucap Fery, salah satu perangkat desa.

Air yang dulunya mengalir lambat karena terhalang sampah, lanjutnya, kini bergerak lancar kembali, memantulkan cahaya matahari dengan jernih.

“Tepian sungai yang tadinya tertutup semak belukar lebat, kini tampak rapi dan terlihat jelas batasnya dengan lingkungan sekitar. Udarapun terasa lebih segar, terbebas dari bau tidak sedap yang sebelumnya sering tercium dari tumpukan sampah yang membusuk,” Jelasnya.

Menjelang siang, pekerjaan pun selesai dilakukan.

Barisan karung berisi sampah sudah siap diangkut, dan seluruh sepanjang aliran sungai yang menjadi sasaran kegiatan sudah terlihat bersih berseri.

Para perangkat desa berkumpul kembali, menghela napas lega sekaligus bangga. Kegiatan pembersihan ini bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab dan rasa cinta mereka terhadap tanah kelahiran.

Mereka sadar betul bahwa sungai bukan hanya sekadar aliran air, melainkan sumber kehidupan yang menyuplai air untuk sawah, ladang, dan kebutuhan sehari-hari warga Desa Koripan Bungkal. Menjaga kebersihannya berarti menjaga kesejahteraan dan kesehatan seluruh warga desa.

Kini, sungai itu kembali berkilau di bawah sinar matahari, mengalir tenang dan bersih, menjadi bukti nyata kerja keras dan kepedulian bersama. “Langkah kecil yang dilakukan perangkat desa ini menjadi contoh indah, mengingatkan semua orang bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, demi masa depan desa yang lebih bersih, sehat, dan asri,” Tutup Fery.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan
  • Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan
  • Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan
  • Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan
  • Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan
  • Perangkat Desa Koripan Bungkal Bersihkan Aliran Sungai Tiron, Wujud Kepedulian pada Lingkungan

Posting Komentar

Ad
Ad